Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Alhamdulillah…
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesempatan untuk menuntut ilmu. Shalawat serta salam, Semoga tercurahlimpahkan kepada junjunan kita yakni Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, kepada keluarganya, para sahabatnya khususnya kepada kita sebagai umat akhir jaman semoga kelak di yaumul hisab kita mendapatkan syafaat dari beliau..Aamiin Ya Allah YaaRobbal'Alamiin.....
Hadirin yang dimuliakan Allah…
Hari ini banyak orang pintar, Gelar panjang… ilmunya tinggi…Tapi… kenapa hidupnya tidak berkah?Kenapa ilmunya tidak membawa manfaat? Jawabannya satu… Karena kurang adab!
Ilmu Tanpa Adab = Tidak Bernilai. Dalam kitab Ta’limul Muta’allim, karya Syekh Burhanuddin Az-Zarnuji disebutkan:
“Banyak orang berilmu tidak mendapatkan manfaat dari ilmunya karena mereka meninggalkan adab.”
Hadirin…Ini bukan kata saya…Ini kata ulama besar! Jadi masalahnya bukan kurang pintar…Tapi kurang beradab!
Ada orang…Gelar S2, S3, bahkan profesor…Tapi kalau bicara… kasar! Kalau ke orang tua membantah! Itu bukan kurang sekolah…Itu kurang adab!
Adab Lebih Tinggi dari Ilmu. Para ulama berkata:
“Kami belajar adab sebelum belajar ilmu.”
Kenapa? Karena…
Ilmu tanpa adab = kesombongan
Ilmu dengan adab = kemuliaan
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
(HR. Ahmad)
Artinya…
Misi utama Nabi itu adab! Akhlak! Bukan sekadar ilmu!
Dalam Ta’limul Muta’allim dijelaskan, Kalau ingin ilmu berkah:
Hormati guru
Jangan membantah
Dengarkan dengan penuh perhatian
Jangan sombong di hadapan guru
Dulu…Murid duduk di depan guru…Diam… hormat… mencatat…Sekarang? Guru menjelaskan… Muridnya sibuk:
“Scroll… scroll… scroll…”
Ditanya:
“Paham?”
Jawab:
“Like dulu pak!” 🤣🤣🤣
Hadirin…
Adab itu bukan hanya ke guru…Tapi juga kepada ilmu. bagaimana adab kepada ilmu?
yang pertama, Belajar dengan niat karena Allah
yang kedua, Tidak meremehkan pelajaran
yang ketiga Tidak belajar untuk pamer
Dalam Ta’limul Muta’allim disebutkan:
“Niat dalam menuntut ilmu harus untuk mencari ridha Allah, bukan untuk dunia semata.”
Hadirin…
Orang yang tidak punya adab…
Ilmunya tidak berkah
Hidupnya tidak tenang
Ilmunya bisa jadi musibah
Seperti pisau…
Di tangan koki → bermanfaat
Di tangan penjahat → berbahaya
Ilmu juga begitu!
Ada orang pintar sekali…Tapi suka merendahkan orang lain…Akhirnya dijauhi…Kenapa? Karena orang lebih nyaman dengan yang sopan Daripada yang pintar tapi menyakitkan!
Hadirin yang dirahmati Allah…
Kalau hari ini kita merasa:
Ilmu sulit masuk
Hati tidak tenang
Hidup terasa berat
Coba kita perbaiki…Adab kita!
Hormati guru…
Luruskan niat…
Rendahkan hati…
Karena…
Ilmu itu cahaya, Dan cahaya tidak masuk ke hati yang kotor
“Ya Allah…
Hiasilah kami dengan adab yang baik…
Jadikan kami hamba yang rendah hati…
Karuniakan kepada kami ilmu yang bermanfaat dan berkah…”
Wallahulmuwafieq ilaa Aqwami Ththarieq
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar