Nabi Nuh ‘Alaihissalam

 

Awal Dakwah Nabi Nuh

Nabi Nuh adalah salah satu rasul pertama yang diutus kepada kaum yang sudah menyimpang dari tauhid. Mereka mulai menyembah berhala seperti:

  • Wadd
  • Suwa’
  • Yaghuts
  • Ya’uq
  • Nasr

Beliau berdakwah mengajak mereka kembali menyembah Allah semata.

Dakwah yang Sangat Lama

Nabi Nuh berdakwah dengan penuh kesabaran selama:

“Seribu tahun kurang lima puluh tahun (950 tahun)” (QS. Surah Al-Ankabut: 14)

Beliau berdakwah:

  • Siang dan malam
  • Secara terang-terangan dan sembunyi-sembunyi

Namun hanya sedikit yang beriman.

Penolakan Kaumnya

Kaum Nabi Nuh sangat keras menolak:

  • Mereka menutup telinga saat mendengar dakwah
  • Mengejek dan merendahkan Nabi Nuh
  • Menganggap pengikutnya adalah orang lemah

Bahkan para pemimpin berkata:

“Kami tidak melihat kamu melainkan manusia biasa seperti kami...” (QS. Surah Hud: 27)

Perintah Membuat Bahtera

Ketika kaum tetap membangkang, Allah memerintahkan Nabi Nuh membuat kapal besar (bahtera).

Saat beliau membuat kapal Kaumnya mengejek: “Mengapa membuat kapal di daratan?” Nabi Nuh tetap sabar dan taat

Datangnya Banjir Besar

Allah menurunkan azab berupa banjir besar:

  • Air keluar dari langit (hujan deras)
  • Air memancar dari bumi
  • Seluruh kaum yang ingkar ditenggelamkan

Nabi Nuh membawa:

  • Orang-orang beriman
  • Sepasang hewan dari setiap jenis

Kisah Anak Nabi Nuh

Salah satu ujian berat adalah anaknya sendiri yang tidak beriman.

Nabi Nuh memanggilnya:

“Wahai anakku, naiklah bersama kami...” (QS. Surah Hud: 42)

Namun anaknya menolak dan berkata akan berlindung ke gunung.
Akhirnya ia tenggelam bersama orang kafir.

Ini menunjukkan bahwa hidayah adalah milik Allah, bukan karena hubungan keluarga.

Kapal Berlabuh

Setelah banjir selesai:

  • Air surut atas perintah Allah
  • Kapal berlabuh di Gunung Judi

Orang-orang beriman selamat dan memulai kehidupan baru.

Hikmah dari Kisah Nabi Nuh

Pelajaran penting dari kisah ini:

  • Kesabaran luar biasa dalam berdakwah
  • Jangan putus asa meski hasil sedikit
  • Kebenaran tidak ditentukan oleh jumlah pengikut
  • Keluarga bukan jaminan keselamatan iman
  • Taat kepada Allah adalah kunci keselamatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ADAB SANTRI TERHADAP KYAI

Assalamu'alaikum Wr.Wb Bismillahirrahmanirrahim… Alhamdulillahilfattaahiljawaadilmu’iin, ’alattafaqquhi fiddiini manikhtaroohu minal’i...