Nabi Idris ‘Alaihissalam


Asal-usul dan Nasab

Nabi Idris ‘Alaihissalam adalah keturunan dari Nabi Adam, tepatnya dari garis keturunan putranya yaitu Syits (Seth). Beliau dikenal sebagai salah satu nabi awal setelah manusia mulai berkembang di bumi.

Sebagian ulama menyebut nama aslinya adalah Akhnukh (Enoch). Beliau hidup di masa ketika manusia mulai jauh dari ajaran tauhid.

Sifat dan Keutamaan

Dalam Al-Qur’an, Allah memuji Nabi Idris sebagai sosok yang sangat jujur dan mulia:

“Dan ceritakanlah (wahai Muhammad) kisah Idris di dalam Kitab. Sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.”
(QS. Surah Maryam: 56)

Beliau dikenal dengan:

  • Sangat jujur (shiddiq)
  • Rajin beribadah
  • Sabar dan tekun
  • Memiliki ilmu tinggi

Nabi yang Pandai Menulis dan Menjahit

Nabi Idris disebut sebagai:

  • Manusia pertama yang menulis dengan pena
  • Orang pertama yang menjahit pakaian

Sebelumnya manusia hanya memakai kulit hewan, namun Nabi Idris mengajarkan cara membuat pakaian dari kain dengan rapi.

Ini menunjukkan beliau membawa peradaban dan ilmu pengetahuan kepada manusia.

Dakwah Nabi Idris

Beliau diutus untuk:

  • Mengajak manusia kembali menyembah Allah (tauhid)
  • Melarang kemaksiatan dan kezaliman
  • Mengajarkan ilmu dan keteraturan hidup

Namun, seperti nabi lainnya, tidak semua orang menerima dakwahnya.

Diangkat ke Tempat Tinggi

Allah berfirman:

“Dan Kami telah mengangkatnya ke tempat yang tinggi.”
(QS. Surah Maryam: 57)

Para ulama berbeda pendapat tentang makna ayat ini:

  • Sebagian mengatakan beliau diangkat ke langit keempat
  • Sebagian lainnya menyebut tempat yang tinggi sebagai kedudukan mulia di sisi Allah

Dalam kisah Isra Mi'raj, Nabi Muhammad bertemu Nabi Idris di langit keempat.

Wafatnya Nabi Idris

Ada riwayat yang menyebut Nabi Idris wafat di langit, namun ini termasuk kisah israiliyat (riwayat dari Bani Israil). Dalam Ahlussunnah, kita tidak memastikan detailnya, cukup meyakini bahwa beliau adalah nabi yang dimuliakan Allah.

Hikmah dari Kisah Nabi Idris

Beberapa pelajaran penting:

  • Ilmu dan iman harus berjalan bersama
  • Kejujuran adalah derajat tinggi di sisi Allah
  • Peradaban manusia berkembang melalui ilmu yang baik
  • Kesabaran dalam berdakwah sangat penting

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ADAB SANTRI TERHADAP KYAI

Assalamu'alaikum Wr.Wb Bismillahirrahmanirrahim… Alhamdulillahilfattaahiljawaadilmu’iin, ’alattafaqquhi fiddiini manikhtaroohu minal’i...