KEUTAMAAN BULAN MAULID

 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin…Nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruh… Wa na’udzubillahi min syururi anfusina wa min sayyiati a’malina…

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad ﷺ… Kepada keluarganya, sahabatnya, dan kepada kita semua sebagai umatnya… Aamiin…

Hadirin yang dimuliakan Allah…

Kita sekarang berada pada bulan yang luar biasa, Bulan yang tidak sama dengan bulan-bulan lainnya

Kalau bulan Ramadhan dikenal dengan bulan puasa…Kalau Dzulhijjah dikenal dengan bulan haji…

Maka Rabiul Awwal dikenal sebagai bulan lahirnya manusia paling mulia di muka bumi… Siapa beliau? Tidak lain dan tiada bukan yakni kanjeng Nabi Muhammad ﷺ…

Hadirin yang yang berbahagia atas kelahiran kanjeng nabi, Allah SWT berfirman:

“Wa maa arsalnaaka illa rahmatan lil ‘aalamiin”
(QS. Al-Anbiya: 107)
“Tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam”

Artinya apa? Kelahiran Nabi ﷺ itu bukan sekadar peristiwa sejarah, Tapi rahmat besar untuk seluruh umat manusia. Bayangkan…Sebelum Nabi lahir… dunia dalam kegelapan…Zaman jahiliyah… Perempuan tidak dihargai…Perang di mana-mana…Tapi setelah Nabi lahir…Perlahan dunia berubah…Zaman dulu itu… kalau punya anak perempuan… dikubur hidup-hidup… Sekarang? Baru lahir… langsung update status 

“Welcome baby girl… like and subscribe ya…” 😄

Itulah berkahnya kanjeng Nabi Muhammad ﷺ
Hadirin yang dirahmati Allah…

Dalam kitab I’anatuth Thalibin dijelaskan, Memperingati Maulid Nabi termasuk bid’ah hasanah (bid’ah yang baik) Selama isinya adalah amalan kebaikan seperti:

  • Membaca Al-Qur’an
  • Bershalawat kepada Nabi ﷺ
  • Memberi makan (sedekah)
  • Mengingat sejarah kelahiran Nabi ﷺ

Maka itu semua bernilai pahala besar, Para ulama mengatakan: Mengagungkan hari kelahiran Nabi adalah bentuk rasa syukur kepada Allah

Hadirin…

Allah berfirman:

“Qul bifadhlillahi wa birahmatihi fabidzalika falyafrahu”
(QS. Yunus: 58)
“Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah mereka bergembira”

Siapa rahmat terbesar? kanjeng Nabi Muhammad ﷺ. Maka bergembira dengan Maulid Nabi adalah perintah Al-Qur’an

Hadirin…

Ada kisah yang disebutkan para ulama…Siapa Abu Lahab? Paman Nabi… tapi musuh besar Islam… Sampai Allah turunkan surat: Tabbat yada abi lahab…Tapi… kata ulama…Setiap hari Senin, siksa Abu Lahab diringankan…

Kenapa?

Karena dia pernah bergembira saat Nabi lahir, Dia memerdekakan budaknya karena kabar kelahiran Nabi ﷺ Subhanallah…

Orang kafir saja diringankan azabnya karena gembira dengan Maulid Nabi… Apalagi kita yang beriman?

Hadirin…

Kadang ada yang bilang:
“Maulid itu tidak ada di zaman Nabi…”
Saya bilang…
“Lah pengeras suara juga tidak ada…”
“Tapi dipakai untuk dakwah, boleh nggak?”
Intinya…Selama isinya kebaikan, tidak bertentangan dengan alquran dan hadits…Maka itu termasuk bid’ah hasanah

Hadirin yang berbahagia…
Apa keutamaan kita memperingati Maulid?
yang pertama Menumbuhkan cinta kepada Nabi ﷺ
Nabi bersabda:

“Tidak sempurna iman seseorang sampai aku lebih ia cintai…”
(HR. Bukhari & Muslim) 

yang kedua 

Turunnya rahmat dan keberkahan 

Majelis shalawat… majelis dzikir…Itu dihadiri malaikat… 

yang ketiga 

Mendapat syafaat Nabi ﷺ

Orang yang sering bershalawat…Akan dekat dengan Nabi di akhirat
yang ke-empat 
Melembutkan hati
Hati yang keras… jadi lembut…Hati yang jauh… jadi dekat dengan Allah

Hadirin…

Ini yang penting…Jangan sampai Maulid hanya:

  • Datang ✔️
  • Duduk ✔️
  • Makan ✔️
  • Pulang ✔️

Tapi tidak berubah ❌

Maulid itu harus:
Mengubah akhlak kita
Menambah cinta kita kepada Nabi
Menjadikan kita lebih baik

Hadirin…

Apa yang harus kita tiru dari Nabi?

  • Nabi jujur
  • Nabi sabar
  • Nabi penyayang

Bahkan kepada musuh pun Nabi memaafkan, ada sebuah kisah.

seorang nenek Yahudi, Setiap hari meludahi Nabi. Suatu hari nenek tersebut sakit. Nabi justru menjenguk…

Subhanallah…

Itulah akhlak Nabi ﷺ…

Hadirin yang dirahmati Allah…

Kalau kita benar-benar cinta Nabi, angan hanya saat Maulid, Tapi sepanjang hidup kita…

Mari kita hidupkan bulan Maulid dengan:

  • Shalawat
  • Sedekah
  • Mengikuti sunnah Nabi ﷺ

Semoga kita dikumpulkan bersama Nabi di surga…
Diminumkan dari telaga Kautsar… Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad…

Wallahul Muwaafieq Ilaa Aqwaamiththarieq

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ADAB SANTRI TERHADAP KYAI

Assalamu'alaikum Wr.Wb Bismillahirrahmanirrahim… Alhamdulillahilfattaahiljawaadilmu’iin, ’alattafaqquhi fiddiini manikhtaroohu minal’i...